30.4.11

hanya nama

Kita tidak akan pernah tahu hidup kita akan berakhir seperti apa, bagaimana, di mana, dan ketika sedang apa, serta berapa sisa waktu yang dimiliki. Mungkin saja bisa gila kita dibuatnya karena terlalu menginginkan akhir yang indah. Akhir yang sempurna.
Berpikir apakah nama kita akan terus dikenang ketika sudah tidak lagi di dunia fana? Apakah yang akan diingat orang-orang di sekitar kita tentang kepribadian dan perlakuan semasa hidup? Apakah hanya yang baik yang diingat atau tetap diperlakukan seperti manusia pada umumnya, yakni dibicarakan tentang hal buruknya di belakang? Atau bahkan, apakah keberadaan kita berkenan bagi semua atau segelintir orang?
Seperti kata peribahasa: Manusia mati meninggalkan nama. Hanya nama. Dan itu yang kamu pertaruhkan selama hidup, selama diberi nafas dan akal pikiran, serta organ yang melekat pada tubuh sebagai eksistensi jiwa.
Jabatan, status sosial, harta, dan keindahan fisik itu tidak seberapa. Tapi, berbuat baiklah sebanyak-banyaknya, tanam memori indah tentang dirimu di hati dan pikiran manusia lain, lakukan hal-hal positif, dan segala hal baik lain. Memang, manusia tidak sempurna, tapi tidak ada salahnya mencoba, berusaha, dan melakukan yang terbaik kan?
Ingat, manusia mati meninggalkan nama. Hanya nama. 


Jakarta, 27 April 2011
07:34 am West of Indonesia time zone
-dmj-

14.4.11

song lyric - Enchanted

this is one of Taylor Swift's song "Enchanted". I post the lyric because it sounds beautiful :)
fyi, the link will bring you to youtube so you can watch her performance during the Speak Now (her album title) Concert Tour 2011 at Paris, France. (i don't own the video and it's not my youtube account either).

12.3.11

If you could master one talent of your choice instantly, what would you choose?

If you could master one talent of your choice instantly, what would you choose?

Answer here

17.2.11

komit.men = HUGE

menemukan (dan menyadari) bahwa kata "komitmen" itu maknanya SANGAT BESAR aka HUGE! apalagi penerapannya karena banyak hal terkandung di dalamnya, including courage and responsibility. it's not an easy word. #pfiuh *lapkeringetdijidat*

20.1.11

mau jadi pemimpin?


ada banyak syarat ini itu jika seseorang ingin menjadi pemimpin. saya rasa, ada aturan bakunya jika melirik peraturan atau AD/ART di lembaga/instansi/organisasi/forum/apapun bentuknya untuk syarat menjadi orang disegani di tempat tersebut. tapi, setelah mendengar sejumlah opini orang-orang berpengaruh atau public figure maka ada beberapa hal yang saya simpulkan sendiri menyangkut syarat untuk menjadi pemimpin.

salah

mumpung masih muda, nekad aja, salah juga nggak apa-apa! <-- pernah denger di mana gitu, lupa.
tapi setelah dipikir-pikir (sebenarnya mikirnya kelamaan), why not? kurang lebih sama kan dengan kalimat "let's get lost!"
nekad, tersesat, salah, itu kan bisa jadi pelajaran dan pengalaman. rasanya selama ini terlalu hati-hati (kok rasanya kayak siapaaa gitu? kayak pemimpin negara manaaa gitu??). walau sudah hati-hati pun masih ada peluang terjadi kesalahan atau bahkan terjerembab.

hati-hati itu cuma kata. sepertinya, nilai kata itu bisa menjadi sangat subyektif, hati-hati menurut siapa. hati-hati menurut saya belum tentu sama dengan makna hati-hati yang anda pahami tho? misalnya, kalau menurut saya, hati-hati pas jalan itu ya maksudnya saat jalan di jalan rata,lurus,lebar tepi tetap sambil bener-bener perhatiin depan,belakang,kanan,kiri,atas,bawah,serong,segala arah deh. nah, mungkin kalau menurut kamu, hati-hati waktu jalan itu berlaku ketika ada di jalan yang curam,terjal,atau ibaratnya sudah seperti telur di ujung tanduk lah ya, very very emergency situation. bahkan, lampu kuning di lampu lalu lintas pun sering diartikan sebagai "harus cepet-cepet keburu merah", bukannya pelan-pelan lalu berhenti.

itu baru dalam kasus kalau sedang jalan atau di jalan. tapi hidup ini kan begitu.. emm apa ya kata yang cocok.. yaa kurang lebih maksudnya sayang kalau disia-siakan. banyak kesempatan,peluang bertebaran, tinggal pilih aja!

sebetulnya, saya ingin menggambarkan rasa IRI (dalam arti positif lho,tujuannya untuk memacu diri sendiri). ya, saya iri dengan teman yang bisa menentukan sikap untuk keluar dari tempat kerjanya demi kesejahteraan dan kebahagiaan sesungguhnya. saya iri dengan teman yang bisa tegas memutuskan hendak ke mana dan melakukan apa untuk hidupnya. saya iri dengan teman yang nekad melakukan hal-hal yang menurut saya terlalu berisiko.

sebenarnya, ada banyak hal yang ingin saya lakukan. pergi ke tempat-tempat yang bahkan tak tertulis di peta, saking jauh atau pelosok. mengambil risiko dengan mengiyakan hal yang sebenarnya tidak saya suka. berani, itu kata yang paling tepat untuk dipakai atas apa yang tidak saya lakukan selama ini karena tidak memanfaatkan keberanian diri. lebih sering berteman dengan rasa takut dan hati-hati yang berlebihan.

semestinya, usia tidak menjadi halangan selama kata berani itu menempel dan mendarah daging dalam jiwa. tapi tentu, jangan lupakan kata tanggung jawab, terutama ke Tuhan Yang Maha Esa.

semoga saya masih diberi kesempatan untuk melakukan hal nekad, tersesat, dan berbuat salah. jangan berpikir negatif dulu karena berbuat salah (yang dimaksud) belum tentu akibat melakukan perbuatan berdosa. saya masih dan akan selalu takut sama Tuhan yang kasih nafas hidup, cuma DIA yang bisa bikin saya takut :)


*tulisan di buat dalam rangka menyemangati diri*
penulis tidak bertanggung jawab dengan yang dilakukan orang lain akibat tulisan ini ;) have faith! be brave!

(39b, jan21st, 01:16am)